Minggu, 08 April 2018

Fenomena Kue Artis Hitz/Kekinian...

Tidak tau kenapa tiba tiba pingin nulis tentang kue yang lagi hits saat ini, kue-kue yang dimiliki  oleh beberapa artis. Apakah aku tertarik?? iya jelas sekali secara saya penyuka kue/cake yang lembut. Dan seperti yang kita ketahui bahwa beberapa kue dari artis ternama tersebut "kelihatannya" sangat menggiurkan, lumer dan membuat kita berulang kali menelan ludah saking enaknya (dari tampilan dan promonya). Berhubung lokasi kue kue tersebut cukup jauh bagaimana caraku untuk mendapatkannya?? Gampang, sekarang kan ada jasa penitipan atau istilahnya "Jastip" jadi biasanya siapa yang pergi ke kota si kue tersebut membuka jasa titip dengan mengganti 10-15rb ga mahal kan?? ya daripada datang sendiri ke kota tersebut udah jaraknya jauh transportnya pasti lebih mahal.

nah berikut adalah untuk beberapa kue yang pernah aku coba dan pendapat pribadiku terkait kue tersebut :

  1. Vallen cake kue nya Via Valen lokasinya di kota Surabaya, Aku dapat ini cukup mudah sih karena suami kerja di Surabaya jadi kalau weekend pas pulang gitu aku minta untuk membelikan. Tampilan kue ini cukup unik dengan bentuk love. Untuk packaging luar kotak segi empat seperti biasa cuma box nya itu kurang tebal sehingga saat dibawa perjalanan jauh terkadang membuat bentuk kue berubah karena tertekan. Untuk rasa aku pernah merasakan 3 varian yaitu keju, strawberry dan banana choco. Dari ketiga varian tersebut rasa keju lebih enak menurut lidahku. Manisnya pas sedangkan kedua varian yang lain manisnya sedikit berlebihan. Nilainya menurutku 7,5 untuk kue ini.
    Strawberry Kepolen
    Sawangen Cheese
  2. Inul Cake kuenya Inul Daratista, kue ini juga lokasi di daerah Surabaya, tetapi cukup jauh dari kantor suami jadi biasanya kalau lagi pingin suami pesan lewat mas mas Go Food untuk dianter ke kantor baru di bawa pulang. Kue ini bentuknya memanjang seperti layaknya kue pada umumnya. Yang aku pesen tetep satu yaitu "Budhe Juwariah" yang ful keju. Packagingnya aku akui keren...karena box nya tebal jadi kalau misal menggunakan Jastip ga bakal penyok. Rasanya juga empuk lumer dan tidak eneg aku beri nilai 8,5 untuk rasa kue ini.
    Budhe Juwariah
  3. Asix Cake kuenya Anang Ashanty, kue ini lokasinya di daerah malang, kemarin di kasih oleh-oleh gratis oleh temen. Bentuk sama dengan punya inul memanjang gitu, untuk packaging agak tipis sehingga hati-hati kalau menggunakan Jastip bisa penyok/rusak bentuk rotinya. Untuk varian kemarin dapat red velved. Rasanya sih memang sedikit berbeda menurutku pewarnanya terlalu berlebihan sehingga mau makan sedikit ragu-ragu...warna merahnya waw banget. Cukup manis dan karena aku lebih suka asin gurih keju mungkin kurang pas di lidah. Tapi tetep aku ucapin makasih kepada temenku yang kasih oleh-oleh ini hehehe....dengan tidak mengurangi rasa hormat untuk rasa kue ini aku beri nilai 6,5.
    Loly Rainberry Velvet
  4. Bandung Makuta, kuenya Claudia Chintya Bella. Dari namanya jelas lokasi kue ini di Bandung Jawa Barat. Kenapa saya bisa beli??? ya jelaslah lewat Jastip kebetulan ada teman suami yang domisili di bandung buka jastip ya jadilah nitip sekalian karena penasaran. Nah karena suami tau kalau saya penggemar keju fanatik dia nitipnya yang ekstra keju. Jelas dari namanya taburan kejunya sangat "keterlaluan" banyaknya. Untuk bentuk biasa seperti kue pada umumnya memanjang cuma di pinggir rotinya kayak ada kue keringnya gitu..untuk packaging lumayan tebal jadi aman dari penyok. Rasanya d ilidah mantap cuma karena ekstra Cheese ya gitu deh asin...kalau yang tidak suka penggemar keju yang fanatik mending yang keju biasa aja bukan eksktra. Dari rasa aku kasih nilai 8.
    Bandung Makuta Ekstra Chesse
  5. Cake Kekinian Surabaya, ini bukan kue artis cuma katanya lumayan terkenal. Tau kue ini juga dari si Tante yang pulang bawa oleh-oleh. Bentuk kue ini memanjang dengan packaging agak tipis. Ukurannya juga lebih kecil dari kue yang lain. Varian rasa yang di belikan si Tante adalah "Oleo", untuk tampilan lumayan menggiurkan atas taburan oreo dan bawah kayak red velved gitu lumer di lidah. Kata suami sih agak eneg tapi bagiku tidak (yah namanya juga pecinta kue). Untuk rasa aku kasih nilai 8.
    Cake kekinian "Oleo"
    Nah Kesimpulannya adalah rata-rata kue artis / kekinian itu enak hehehe....tetapi sepertinya kue nya inul tetap no satu dihati. Ini belum nyoba kue artis lain sih...cuma menurutku alangkah lebih baik jika beli kue langsung di tokonya kemudian langsung dimakan jadi rasanya ga ada perubahan...karena kalau di taruh di kulkas mau tidak mau tetep ada perbedaan dari teksturnya, tentu itu akan mempengaruhi rasa, itu menurutku sih.
Selama hamil ini memang keinginan untuk makan cake manis sering terasa keterlaluan, seminggu tanpa cake rasanya hambar, jadi kalau lagi pingin banget ya order kue-kue lokal kayak roti gulung dengan taburan full keju, trus soti sobek isi keju atau pizza dengan mozarella yang tebal. Kalau ada waktu ngajak suami ke kota sebelah untuk beli kue Holand dengan taburan abon itu favoritku. 
Kue Abon

Yups ok itu ceritaku tentang kue-kue kekinian / arti nge hits atau apalah apalah...disambung lagi next time.

Jumat, 06 April 2018

Spa saat hamil boleh tidak???

Saat hamil usia diatas 30, cukup banyak keluhan yang dirasakan, mulai dari morning sickness sampai badan yang pegal dan cepat lelah. Ketidak nyamanan tersebut terkadang bikin mood naik turun. Untuk membuat kondisi nyaman sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan diantaranya adalah dengan memperbanyak me time. Masalahnya adalah jika kehamilan itu bukan yang pertama dan ada si Kakak yang juga meminta perhatian lebih maka waktu me time tersebut juga sering kurang apalagi kalau moms bekerja jadi ya benar-benar harus bersabar dulu...pulang kerja dengan badan yang pegal-pegal bahkan untuk tidur sering kesulitan karena saking capeknya.

Nah untuk mengatasi itu biasanya aku melakukan berbagai cara seperti melakukan spa khusus untuk ibu hamil. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin spa saat hamil salah satunya Spa baru boleh dilakukan setelah usia kandungan diatas 3 bulan. Kemarin aku lakukan rutin setelah usia kandungan 4 bulan keatas. Sempat aku tanyakan ke mbak terapisnya emang ada bedanya kah daerah yang pijat untuk ibu hamil itu dengan saat kondisi tidak hamil? katanya ada seperti tidak diperbolehkan memijat daerah telapak kaki, biasanya kalau kondisi tidak hamil memang awal pemijatan adalah daerah area telapak kaki ditekan sedemikian rupa, selain itu juga tidak diperbolehkan memijat area pergelangan kaki dan juga perut. Saat pemijatan juga ada aturan sendiri, jadi aman untuk ibu hamil.

Biasanya aku cari paket ekonomis aja yaitu footbath, massage,  dan totok aura wajah. Kalau ada bugdet lebih bisa nambah body scrub, tapi kayaknya itu tidak terlalu urgent karena bagiku yang penting adalah badan ga pegal-pegal dan bisa melakukan aktivitas keseharian dengan baik.

Footbath : perendaman kaki di air hangat selama 15 menit dengan menggunakan garam terapis.
Massage : pemijatan di seluruh badan kecuali telapak kaki, pergelangan kaki dan perut.
Totok aura wajah : pemijatan di area wajah dengan menekan titik titik tertentu...(serius ini enak banget)
Body scrub : Kayak semacam lulur gitu jadi bisa untuk membersihkan tempat-tempat yang sulit dijangkau sendiri maklum saat hamil biasanya terbatas bisa menjangkau bagian tubuh sendiri dan yang jelas bisa lebih menghaluskan kulit.

Jadi kesimpulannya adalah boleh spa saat hamil asal harus dengan terapis yang benar dan tau kalau kondisi moms sedang hamil, dan spa itu sendiri di khususkan untuk ibu hamil. Selain itu spa hamil baru boleh dilakukan setelah usia kandungan diatas 3 bulan. Spa ini sangat membantu merileks kan tubuh sehingga memperbaiki mood, kadang aku sampai tertidur saat di massage.

Pemilihan terapis juga harus diperhatikan, moms lebih suka terapis yang karakter massage nya kuat atau sedang. Kalau aku biasanya pakai terapis yang kekuatannya massagenya sedang, karena pernah mencoba dengan terapis dengan karakter massage kuat badan sakit semua yang ada malah gosong-gosong.

Ok moms cukup sekian dulu...disambung next time

Rabu, 04 April 2018

CLBK dengan Si "Hitam" ???

Lagi lancar ide nih jadi kepikiran untuk posting lagi, kali ini tentang si "hitam" yang pernah mengisi ruang hati. Siapa si "hitam" itu? mari aku perkenalkan ciri-cirinya dia bikin nagih, kalau tidak merasakannya beberapa hari rasanya kepala mau pecah, bikin mata yang ngantuk jadi melek, rasanya benar-benar nikmat dan saat kamu mencoba berbagai jenis dari si hitam tersebut kamu akan mengalami sensasi di lidah yang luar biasa....yup dia adalah secangkir kopi.

Aku sudah berhenti tidak minum kopi selama 16 bulan ini, dan ini adalah kali kedua aku berhenti minum kopi.

Jadi begini dari dulu seingatku dari SD aku sudah menyukai kopi. Berawal dari mencicipi saat ada tamu yang datang kerumah sampai pada akhirnya punya keinginan untuk membuat sendiri. Perlu diketahui bahwa dari pihak keluarga tidak ada menyukai kopi, jadi adanya persedian kopi dirumah hanya di peruntukkan bagi para tamu yang datang. Kopi yang saya minum bukan sejenis kopi susu atau kopi instan (mana ada jaman dahulu kopi instan) jadi ya kopi hitam tumbuk sendiri (ibuk maksudnya yang menumbuk hehehe). Nah kebiasaanku minum kopi berlanjut sampai aku kuliah, saat kuliah inilah intensitas minum kopiku cukup tinggi tapi masih dalam kategori normal belum sampai pada level ketagihan kalau tidak meminumnya, karena kebanyakan yang aku minum saat itu adalah kopi instan, maklum anak kos. Nah setelah bekerja mulailah kembali ke si "Hitam" murni, dan dari saat itu saya kurang menyukai kopi instan karena rasanya yang kurang mantap. Efeknya adalah bikin nagih, sehari tidak minum rasanya kepala seperti ada paku yang menancap kepala mau pecah...(mengerikan) pusing yang luar biasa.

Kemudian saat menikah kebetulan kami harus menunggu kehamilan cukup lama yaitu sekitar 5 tahun, banyak usaha dari segi medis yang telah dilakukan sampai aku mencoba refleksi diri kira kira apa yang perlu aku ubah, dan ya aku mulai hidup sehat tidak makan/minuman instan, meniadakan vitsin/bumbu masak instan, sering minum jus buah terutama apel, wortel dan tomat, serta yang paling penting berhenti minum kopi. Ini benar-benar pilihan yang sulit. Tapi dengan penuh tekad aku jalani, Jangan dipikir semudah itu untuk keluar dari kategori penikmat si "hitam". Karena selama 1 minggu hanya bisa berbaring ditempat tidur untuk mengurangi rasa nyeri hebat di kepala (aku pilih waktu liburan untuk memulai berhenti dari aktivitasku meminum kopi). Hasilnya....yahc meski dari teori tidak ada signifikasi antara berhenti minum kopi dengan kehamilan akhirnya aku bisa hamil juga. Mengapa aku bilang ga ada signifikasi coba lihat ke sekeliling banyak juga kan ibu-ibu penikmat kopi ya tetep bisa hamil meski minum kopi tiap hari hehehe.

Nah aku hanya bisa bertahan untuk tidak minum kopi saat itu selama 2 tahun dan setelah itu....yups CLBK lagi...tidak tahan dengan godaan si "hitam". Tiga tahuan kemudian ternyata aku hamil lagi tetapi saat itu kondisi aku sedang tergila-gilanya dengan si "hitam" dan tidak tau kalau kondisiku sedang hamil....saat tau aku berusaha untuk berhenti minum kopi lagi meski tetap sama dengan perjuangan keras harus terbaring di tempat tidur selama 1 minggu, tanpa minum obat pereda nyeri, tapi sayang kondisi kurang memihak pada saat itu janinku tidak berkembang sehingga harus dikuretase, mulai saat itu aku bertekat untuk berhenti minum kopi. Alhamdulillah aku sendiri tidak merasakan ingin CLBK lagi, posisinya sudah tergantikan dengan si "coklat", ya...aku ganti kopiku dengan segelas coklat panas tiap paginya, awalnya ya gitu deh aneh di lidah tapi lama kelamaan juga ok, sampai 8 bulan kemudian aku hamil yang ketiga sampai sekarang. Di trimester ke tiga ini kelihatannya aku mulai tergoda lagi dengan si "hitam"  (>.<). Setiap si Mamak (ART) bikin untuk dirinya sendiri terkadang aku mendekat dan mengirup baunya....ehmmm menghirup aromanya saja sangat nikmat apalagi kalau mencicipinya ya??? upppss...

Sebenarnya menikmati secangkir kopi setiap hari itu tidak masalah kok, begitu kata beberapa artikel yang aku baca (hikz mencari pembenaran diri) tapi efek samping pada tubuh juga banyak kalau berlebihan. Dan sekarang semakin hitz nya kedai yang menawarkan berbagai jenis kopi mulai kopi asli Trenggalek seperti Kopi Van Dilem, Sengunglung dll lalu kopi kopi dari kota sebelah yang tak kalah ngehitz nya membuat aku berkali kali harus menelan ludah dan menguatkan iman.

Akankah aku CLBK setelah masa kehamilan ku ini??? atau kah aku merelakan si "hitam" untuk mengisi kenangan dalam hati saja???
We will see....

Good Morning....Selamat beraktivitas ^_^

Selasa, 03 April 2018

Persiapan persalinan si "Debay"

Seperti yang telah aku posting sebelumnya untuk mengisi masa cuti aku mau posting tentang persiapan persalinan yang mungkin akan terlaksana beberapa minggu kedepan. Gelisah? ya pastinya terlebih dimasa cuti ini yang jelas ga ada kegiatan yang berarti dirumah, nah untuk mengalihkan rasa gelisah ini aku habiskan waktu dengan membaca novel online, nulis blog dan juga main-main sama si kakak Amey tapi sering kewalahan juga karena dia yang aktif sedang mommy nya susah payah hanya sekedar duduk lesehan menggambar atau main Lego tapi cukup menikmati juga mengingat biasanya jarang waktu bisa bersama dengan si kakak.

Nah untuk persiapan persalinan kali ini sebenarnya ga terlalu ribet seperti saat  persalinan si kakak. Baju-baju dan perlengkapan kakak masih banyak yang bagus. kebetulan di usg debay juga perempuan jadilah  bongkar seluruh "harta karun" yang kemarin-kemarin udah dipacking. Terharu dan seru juga lihat baju-baju mungilnya si kakak saat bayi. Kak Amey sendiri sangat antusias ikut milih-milih meski ujung-ujungnya di buat main-main dibawa kesana kemari hehehe...

Ok yang aku siapkan diantaranya:
  • bedong bayi masih ada 2 lusin
  • popok kain masih banyak sekitar 2 lusin, rencana pingin nyoba clodi tapi entar aja, karena clodi itu ada kelebihan dan kelemahannya, klo kelebihan jelas ramah lingkungan, kekurangan nyucinya cukup butuh waktu lama apalagi kalau cuaca ga mendukung nah aku ga mau si mamak (ART) ngomel-ngomel gara-gara si clodi ga kering-kering hehehehe, entar aja klo debay udah usia diatas 3 bulan dicoba, karena jujur klo pakai diapers saat mo buang rasanya ada perasaan bersalah, kepada lingkungan (cieee....) dan juga sama uang (wkwkwk....secara diapers mahal dan sekali pakai gitu loh).
  • baju bayi ada 1 lusin campur ada yang pendek, tanpa lengan dan lengan panjang 
  • Jumper bayi ada 3, tp kayknya pesimis kepakai secara lengan panjang dan udara di Trenggalek kota itu ga seperti di pule tempat si Kakak dulu tinggal setelah lahir. Trenggalek kota udaranya panas, kalo di Pule itu daerah pegunungan yang pasti tempatnya adem dan seger.
  • Selimut bayi masih ada 2, ehm ga tau ini nanti mungkin mo beli lagi ya...punya kakak udah kelihatan agak kusam gitu karena yang sering dipakai...
  • kaos kaki dan kaos tangan masih banyak juga sekitar 6 pasang (yang lain pada ilang pasangannya)
  • Sepatu bayi masih ada 4 pasang
  • Topi bayi masih punya 4 
  • kasur bayi masih bagus cuma bantal dan gulingnya perlu belikan lagi karena yang punya kakak udah ilang ga tau kemana
  • alat steril botol, meski tekad ASI eksklusif 6 bulan seperti si kakak kan aku kerja jadi nanti tetep butuh botol untuk nyimpan ASIP jadi butuh alat ini Alhamdulillah kemarin waktu lahiran si kakak dapat kado ga tangung-tanggung 2 alat steril botol hikz...jadi ga beli
  • pompa ASI, bukannya manja sih kemarin pakai pompa manual rasanya sakit banget akhirnya suami belikan pompa elektrik jadi Alhamdulillah ASI lancar meski cuma 1 yang produksi karena yang satu ga tau mampet, semoga yang ini nanti dua-duanya lancar. Amin
  • Trus perlengkapan kayak bedak, minyak telon, tempat bedak, kapas bulat untuk bersihkan saat pup atau buang air kecil, karena aku ga pernah pakai tisu basah meskipun itu khusus untuk bayi. jadi ya pakai kapas bulat itu dikasih air hangat atau air matang. untuk bedak opsional sih karena pernah baca bedak ga baik untuk saluran pernafasan bayi.
  • Perlengkapan mandi bayi seperti sabun dan bak mandi
Apalagi ya??? kayaknya cuma itu saja....

Nah menurut banyak artikel yang saya baca untuk keperluan di RS juga harus disiapkan karena kita ga tau kapan persalinan itu terjadi. Nah untuk kelengkapan ke RS bisa diklasifikasikan menjadi 3 kelompok, yaitu kebutuhan debay, kebutuhan ibu dan kebutuhan ayah.

Untuk kebutuhan debay:
  • baju bayi
  • popok kain
  • diapers newborn
  • bedong
  • botol susu
  • tisu basah untuk bayi (jaga-jaga)
  • tisu biasa
  • minyak telon
Untuk kebutuhan ibu
  • baju untuk melahirkan kancing depan lengan pendek biar mudah nanti misal harus dipasang infus atau saat menyusui
  • kain/jarik/sarung bawa banyak aja untuk jaga-jaga bisa buat alas juga 
  • gurita ibu
  • handuk
  • perlengkapan mandi (pakai sabun cair biar praktis)
  • pompa asi
  • kipas (ini harus bawa karena ibukku ga bisa kalau ruang ber AC jadi meski nanti pesen kamar ruang ber AC percuma karena pasti dimatikan jadi ya mending bawa kipas saja)
  • kerudung/jilbab lebar biar klo ada tamu ga bingung
  • alat make up
  • baju pulang dari RS 
  • kartu berobat/ fc ktp
Untuk kebutuhan ayah
  • baju ganti
  • perlengkapan ibadah (Sholat)
  • perlengkapan mandi
  • charger, powerbank
  • ATM, dompet 
dan menurut artikel yang aku baca kalau bisa ketiganya harus dipisah biar nanti mudah mencarinya. Oh iya kalau ada yang tanya kenapa ga ada gurita bayi, memang menurut pengalaman si kakak RS menganjurkan tidak memakai gurita jadi ya gurita bayi tidak masuk dalam daftar list.

Ok ya cukup sekian dulu cuap-cuap dari diriku...besuk disambung lagi dengan cerita yang lain lagi...

Rabu, 28 Maret 2018

Story My Pregant

Lama tidak menulis membuatku sedikit kesulitan dalam merangkai kata-kata. Okey ceritanya ini  menulis blog untuk mengisi masa cuti ku menunggu sang buah hati...Yup, Puji Syukur Alhamdulillah setelah 4 tahun semenjak kelahiran anak pertama aku hamil lagi, sebenarnya ini adalah kehamilan ke tigaku. Sebelum ini aku pernah hamil dan dinyatakan Blighted ovum atau janin yang tidak berkembang dan terpaksa harus di kuretase. Setelah 8 bulan kemudian aku dinyatakan hamil lagi. Benar-benar nikmat yang luar biasa rasanya tak henti-hentinya ucapan syukur kepada Allah, mengingat untuk anak pertama dulu aku dan suami harus menunggu kehamilan selama 5 tahun setelah pernikahan. 

Tentang kehamilan kali ini banyak juga gangguan mulai morning sickness diawal kehamilan, mood yang memburuk terutama kepada suami (>.<), pilih-pilih makanan sehingga BB turun. Itu terjadi saat kegiatan Diklat IN 2 selama 1 bulan sebagai lanjutan diklat keahlian ganda Multimedia, dapat dibayangkan Diklat yang syarat dengan ujian baik tulis maupun praktik dengan kondisi hamil muda untuk fokus dan belajar dengan baik dimalam hari cukup sulit. Untunglah usia kandungan 4 bulan tepat saat kegiatan PLPG selama 10 hari semua kembali seperti sedia kala sehingga bisa lebih fokus untuk belajar dan persiapan ujian meskipun tetap ada keluhan seperti kantuk yang begitu dasyat menyerang saat-saat pembelajaran badan tidak terlalu fit (suka lemas), bahkan ada tragedi kepeleset di kamar hotel karena lantai yang tergenang air. Alhamdulillah debay dinyatakan sehat. Dan buah manis dari semua itu adalah kelulusan Ujian Tulis Negara (UTN) yang merupakan syarat untuk memperoleh sertifikat pendidik dibidang studi Multimedia. Benar-benar tidak menyangka semua adalah karunia dari Nya yang sangat aku syukuri. Dua sertifikat pendidik sudah berhasil aku kantongi (Biologi dan Multimedia) semoga dapat menjalankan amanah dengan baik untuk menjadi guru yang profesional dan juga dapat membantu anak didikku menggapai cita-citanya. 

Kembali kecerita kehamilanku, setelah kegiatan PLPG selesai aku nikmati kegiatan sehari-hari dengan mengajar 40 jam satu minggunya dengan kondisi hamil capek? iya jelas sekali tapi aku berusaha untuk rileks, meski sampai rumah terkadang hanya bisa tertidur saking capeknya, tapi semua terlewati dengan baik sampai kehamilanku menginjak bulan ke 8 ini aku mengajukan surat cuti. 

Untuk persiapan kelahiran tidak seribet dulu ketika Ameyza lahir karena perlengkapan baby dari kakaknya masih banyak yang layak dipakai lagi. Sehingga tidak terlalu banyak berbelanja tinggal membongkar dan mencuci ulang disetrika sama ART sudah selesai. Rencananya besuk mulai packing untuk perlengkapan yang dibawa ke RS, sudah lupa sih maklum 4 tahun yang lalu. Sehingga harus browsing-browsing lagi. setelah ini saya posting untuk perlengkapan perlu dibawa ke RS.

Semoga persalinan kali ini dilancarkan...Debay terlahir dalam kondisi sehat tanpa kurang suatu apapun. DAn akupun bisa melalui dengan lancar dan sehat untuk persalinannya. Amin








Selasa, 11 April 2017

Hijrahku ke Dunia Multimedia

Surprise!! itu yang aku rasakan akhir akhir ini. Ya sekarang aku masuk dalam dunia baru yang sebelumnya tidak pernah berani aku bayangkan. Dunia yang tidak pernah lepas dari penggunaan komputer, teks, suara, gambar, animasi, audio dan video. Dapat di bayangkan dulu aku berkecimpung di dunia tumbuhan dan hewan, mempelajari ciri morfologi, klasifikasi dan anatomi sekarang harus disibukkan dengan perangkat teknologi baik hardware maupun software. Dulu saya mempelajari sains yang notabene adalah merupakan ilmu-ilmu pasti sekarang aku harus masuk kedunia penuh estetika dan dengan cara pandang yang relatif tidak ada benar atau salah. Tapi semua membuat aku sangat excited..berasa aku menemukan oase di tengah padang pasir yang luas (iyuuh...!).

Mengapa aku bisa masuk ke dunia baru ini?? ini berawal dari salah satu program pemerintah yang mengefektifkan tenaga pendidik. Jumlah tenaga pendidik produktif untuk SMK masih kurang, sedangkan jumlah pendidik guru matpel selain produktif berlimpah, oleh sebab itulah guru-guru matpel diluar matpel produktif di latih untuk menguasai paket keahlian sesuai dengan peminatan. Nah ini adalah angin segar buatku yang merupakan guru dengan jam mengajar masih kurang dari 24 jam (efek kurikulum 2013), sebuah kesempatan untuk bisa mengembangkan dan menambah ilmu yang aku miliki. Sebenarnya saat pemilihan program keahlian yang akan diikuti aku cukup galau, aku memiliki ijazah Biologi otomatis yang linier dengan ijazahku adalah paket keahlian pertanian atau perikanan. Tetapi sekali lagi aku berpegang pada pernyataan "peminatan" dalam pemilihan program keahlian tersebut, sehingga akupun menjatuhkan pilihan ke program keahlian multimedia. Pertimbanganku adalah karena memang sekolah tempatku mengajar kekurang guru produktif multimedia, kemudian pertimbangan kedua adalah aku sangat tertarik dengan grafis dan fotografi.  Masih ingat saat ulangtahunku beberapa tahun lalu, suami memberikan hadiah kamera DSLR dan tanpa aku sadari aku pernah berkata "Kapan ya bisa mendapatkan pelatihan secara profesional dalam bidang fotografi". Nah ini yang membuatkumenjatuhkan pilihan dan masuk kedunia multimedia.

Program diawali dengan kegiatan  pembekalan yang dilaksanakan 3 hari di kabupaten Magetan, kami (semua guru yang masuk dalam program tersebut) melaksanakan kegiatan ON Servis 1 selama 3 bulan (pembelajaran dilaksanakan secara online) kemudian melaksanakan kegiatan IN Servis 1 selama 2 bulan di pusat belajar masing-masing. Sempat galau karena ada banyak pusat belajar Multimedia. Sedikit khawatir akan mendapatkan pusat belajar di kota yang jauh dari rumah atau bahkan di luar jawa membayangkan pun tidaaaak......!!! Sebenarnya ga papa juga sih bisa nambah ilmu di pulau orang cuma aku adalah tipe seorang ibu yang baik (ehem!!!) yang pada intinya ga kuat jauh dari si Ameyza yang lagi lucu-lucunya belajar bicara. Nah ternyata saya di tempatkan di pusat belajar SMKN 2 Kediri. Jarak kediri-Trenggalek tidak terlalu jauh kalau lancar sekitar 1,5 jam perjalanan (kalau sampai Trenggalek Kota tapi kalau harus naik gunung ke Pule tempat Mbah nya si Ameyza yang nambah 45 menitan). Lumayan dekat sih menurutku, artinya tiap akhir minggu bisa pulang.

Di Pusat Belajar inilah aku banyak belajar dari teman dan juga para instruktur yang aku akui sangat keren, mereka semua dengan senang hati berbagi ilmu. Tak segan-segan mengajari kalau aku agak lemot dalam memahami software software (yah harap maklum cin....), begitu juga dengan teman-teman lain yang sudah lama terjun ke dunia multimedia mereka terbuka untuk diajak sharing. Dalam IN 1 ini saya menemukan, guru, teman dan juga keluarga baru. 

Dulu saat diklat-diklat yang lain aku selalu merasa cepat bosan dan pingin cepat pulang tapi di sini tak terasa 1 bulan terlalui dengan sangat cepat, aku sangat menikmati setiap tugas-tugas yang diberikan dan aku cukup cerewet di dalam kelas tanya ini itu semua aku ganggu (wkwk). Aku benar-benar berharap ilmu yang aku peroleh ini bisa aku aplikasikan di dunia pendidikan. Aku berasa menemukan duniaku yang selama ini telah hilang. 

Semoga semangat ini akan tetap berkobar di dalam dada ( ^_^)








 

Kamis, 23 Maret 2017

Review Buku "Damar Wulan"



Daripada saya didera penasaran dan akhirnya masuk dalam mimpi, wih  ga asik juga dong mimpi tentang perpecahan majapahit, iya kalau mimpi tentang Damarwulannya klo mimpi tentang peperangannya?? Big no!. Ini gegara saya nya iseng dolan ke perpus sebelum liburan sekolah nah nemuin buku tentang kisah majapahit, mengingat saya paling demen dengan cerita-cerita sejarah yang berbau kerajaan-kerjaan gitu mulai kisah Ramayana, mahabarata, ken arok dll maka saya pun ga melewatkan salah satu karya Zhaenal Fanani ini. Rencananya mo dibaca saat liburan ternyata ada hal lain yang menyebabkan saya tidak bisa membacanya jadinya baru dibaca setelah liburan usai. Oke langsung cuz kecerita. Ingat ya guys ini murni pendapat saya tentang buku ini, artinya saya menulis review ini bukan berdasarkan review dari blog lain karena saya juga belum lihat review review dari tetangga sebelah kalau ada salah-salah sebelumnya mohon dimaafin.
Dimulai dari cover, kadang kita sering mendengar ada pernyataan jangan menilai isi buku dari covernya, tapi klo buku itu disegel kita kan hanya bisa melihat cover serta membaca synopsis yang terdapat dalam cover, klo dari cover sudah ga menarik pasti mo lihat isinya juga sedikit malas, itu kalo saya hehe.. Dari cover saya menilai sangat bagus ada gambar mahkota warna gold dengan background warna hitam dan langit jingga dengan siluet peperangan dua pasukan, itu sudah sangat representative sekali untuk menggambarkan isinya. Pasti keren,  itu yang terlintas dalam pemikiran saya. Nah sekarang kita masuk ke gaya penulisan (anggap saya orang ahli bahasa hahaha…padahal nulis di blog aja sangat berlepotan tata bahasa saya, mohon ijin kepada para ahli bahasa ya..)
Dari bab satu saya sudah dibuat terpana dengan gaya penulisannya, sangat tertata apik dan indah. Saat penulis mendiskripsikan suasana maka pembacanya seakan bisa ikut serta merasakan suasana tersebut, selain itu buku tersebut membuat orang mengenal beberapa sebutan jabatan yang digunakan orang jaman dahulu  kalau sekarang kayak menteri-menteri dan panglima gitu deh…kalau dulu ada Mahapatih yang dibantu oleh beberapa senopati dibawah senopati ada bekel dibawah bekel ada lurah prajurit. Selain itu juga ada panggilan Bhre / Bhatara (bukan bro lho ya…) yaitu suatu gelar yang diberikan kepada kerabat bangsawan sesuai dengan daerah kekuasaannya.  Begitu seterusnya sampai bab terakhir gaya penulisannya tetap indah menurut saya, akan tetapi saya menyayangkan beberapa part yang alurnya sedikit tergesa-gesa. Mungkin karena saya menikmati dari setiap alur sehingga merasa sangat sayang jika ceritanya disingkat.
Untuk isi, penulis akan mengajak kita berfikir keras tentang silsilah kerajaan karena pernikahakan antar kerabat itu sudah sangat biasa terjadi di kerjaan kerjaan tersebut sehingga membuat silsilahnya menjadi ruwet menurut saya, percaya atau tidak saya sampai membuat pohon silsilah untuk bisa menterjemahkan siapa anak siapa keturunan siapa. Contohnya seperti ini Prabu Dyah Hayam Wuruk dengan permaisuri Sri Sudewi Padukasori memiliki putri yang bernama Dyah Kusuma Wardani, Nah dari selirnya Hayam Wuruk juga memiliki anak laki-laki yang bernama Whirabumi yang kemudian diangkat anak oleh bibi Hayam wuruk yang merupakan istri dari Kuda Merta Sriwijayarajasa. Kuda Merta Sri Wijayarajasa ini yang  memutuskan mendirikan keraton baru yang bernama kedaton timur di daerah pamotan yang nantinya akan pindah ke Blambangan untuk menyusun kekuatan melengserkan kedaton Barat. Nah Wirabumi ini nantinya mempunyai istri namanya adalah Sri Nagarawardani yang merupakan adik dari Sri Wikramawardhana yang merupakan suami dari Dyah kusuma wardani putrid hayam Wuruk tadi. (Hayo sudah mulai ruwet kan?). Nah Dyah Kusuma Wardani dengan Wikramawardhana memiliki putri yang namanya dewi Suhita Kencana Wungu. Sedangkan Siapa Damarwulan? Ibunda Damarwulan adalah adik dari Wikramawardhana suami Dyah Kusuma Wardani. Sementara kakak lain dari ibundanya adalah Nagararawardhani yaitu istri dari Wirabumi yang dikemudian dicerita lain dikabarkan Arya Damar wulan mempersunting kencana wungu. Hadeeeh…kalo ga bikin pohon silsilah pasti bingung. Inilah fenomena menikah dengan kerabat dekat bikin pusing silsilahnya, selain itu kalau bicara masalah biologi secara genetis kurang baik pernikahan antar saudara karena dapat menyebabkan sifat2 yang resesif (tersembunyi ekspresinya) muncul pada keturunanya, kalau dilihat biasanya bangsawan, raja-raja atau putra mahkota dari berbagai Negara itu sering menderita penyakit aneh atau misterius hal itu bisa jadi karena pengaruh genetis, contohnya dalam buku ini disebutkan putra sulung dari Wikramawardhana memiliki penyakit misterius yang akhirnya meninggal diusia muda saat terjadi penyerangan Wirabumi dari blambangan ke Tumapel. Hal itu juga terjadi di kerajaan-kerjaan inggris, banyak anak dari para bangsawan meninggal  karena penyakit  hemophilia. Apa itu hemophilia? Browsing sendiri aja ya hehehe…Ok back to story
Dari isi bagus, karena memunculkan konflik politik, perebutan jabatan, akal licik dan juga  tentang sikap ksatria seorang Wirabumi yang dalam buku ini menjadi tokoh yang akan merebut kekuasaan Majapahit (bukan merebut sih sebenarnya menuntut haknya sebagai anak dari Hayam Wuruk). Pada intinya cerita ini dimulai dari salah paham antara Hayam Wuruk dan Wirabumi, kurang komunikasi, rasa gengsi yang terlalu tinggi, terlalu mengatasnamakan kehormatan dibumbui dengan pihak-pihak ketiga yang membuat tambah kisruhnya permasalahan untuk urusan pribadi dan jabatan  (Ternyata dari jaman dulu sudah ada ya yang seperti ini). Untuk ending hikz…saya digantung nih…belum ada penyelesaian sehingga saat saya membaca ending seakan akan saya merasa mau makan sebuah roti brownis kukus yang nyoklat banget dengan toping full keju tapi masih berada di estalase alias saya hanya bisa melihatnya ga bisa memakannya…menyebalkan kan? Penasaran kan? iyes…begitulah yang saya rasakan. Mungkin nih ya penulis ingin membuat sekuelnya atau memang kayak gitu tujuannya biar pembaca gemes biar pembaca memikirkan dan berimajinasi sendiri gimana endingnya. Fiuh….
Nah ada hal yang sedikit mengganjal dalam cerita ini yaitu terkait dengan julukan Bhre Whirabumi yaitu Menak Jingga, ini membuat saya menjadi bingung dengan cerita yang sudah familier ditelinga saya bahwa Menak Jingga adalah julukan dari Jaka Umbaran yang ingin mempersunting Dewi Kencana Wungu karena memenangkan sayembara untuk mengalahkan Kebo Marcuet yang memberontak. Kalau dalam cerita buku ini Minak Jingga (Wirabumi) adalah paman Kencana Wungu dan dia tidak punya keinginan untuk mempersunting keponakannya sendiri.  Saya sudah berusaha browsing tapi kelihatannya belum menemukan jawaban yang memuaskan. Yah sudahlah di ikhlaskan saja meski tetep penasaran kira-kira yang benar mana,  tapi over all saya cukup senang membaca buku tersebut untuk teman-teman yang menyukai cerita macam kerajaan kerajaan ini lumayan rekomended.
JUDUL                   : DAMARWULAN “Retaknya Mahkota Majapahit”
Pengarang          : Zhaenal Fanani
Penerbit              : Diva Press
Tahun                   : 2014
Ketebalan           : 335 halaman
Sumber foto blog : Google